Pembelajaran 2

Mari Menyimak Video Berikut!

BioDiv (Bio-Diversity) (3)

Keterangan Warna

Oranye: Fase Pembelajaran

Merah: Indikator CSP

Abu-abu: Keterangan materi ajar

Hijau: Indikator KBK

Ungu: Indikator Sikap Ilmiah

Biru muda: Indikator Literasi Lingkungan

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir fase E, siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, sikap ilmiah, dan literasi lingkungan serta kemampuan menciptakan solusi atas permasalahan-permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional, atau global terkait pemahaman keanekaragaman makhluk hidup, dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi Biologi, komponen ekosistem dan interaksi antar komponen serta perubahan lingkungan.

Uraian Materi

     Sebelum kita terjun ke lapangan, mari memahami terlebih dahulu apa itu metode ilmiah!

    Metode ilmiah atau scientific method adalah metode untuk melakukan penelitian suatu objek atau merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisik. Metode ilmiah meliputi kegiatan melakukan pengamatan dan melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis sampai menyimpulkan, dan mengomunikasikan hasil. Urutan langkah-langkah metode ilmiah adalah merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, menyimpulkan dan melaporkan hasil. Rincian langkah-langkah metode ilmiah disajikan dalam Tabel 1 berikut:

Tabel 1. Langkah-Langkah Metode Ilmiah

Tahapan

Keterangan

Merumuskan masalah

Merumuskan masalah merupakan langkah awal penelitian. Masalah dapat berupa hal-hal yang menarik untuk diketahui dan dipecahkan. Merumuskan masalah dengan baik, harus diawali dengan identifikasi masalah dahulu. Rumusan masalah biasanya dituliskan dalam kalimat tanya.

Merumuskan hipotesis

Setelah menentukan rumusan masalah, peneliti dapat merancang eksperimen. Merancang eksperimen mulai dari menentukan tujuan, menyiapkan alat bahan, menentukan data yang akan dikumpulkan, menentukan teknik dan proses pengumpulan data dalam penelitian. Pada saat merancang eksperimen, peneliti juga harus memperhatikan faktor-faktor atau variabel yang mempengaruhi penelitian.

Melakukan eksperimen

Melakukan eksperimen merupakan kegiatan penelitian untuk menjawab rumusan masalah. Kegiatan dimulai dari mengumpulkan data hasil eksperimen dalam bentuk catatan atau uraian, tabel, atau diagram. Selama kegiatan ada keterampilan-keterampilan proses dasar yang akan harus dilakukan dengan tepat, misalnya cara mengamati, cara mengklasifikasi yaitu menggolongkan berdasarkan persamaan dan perbedaan, cara menyimpulkan dan membuat laporan untuk presentasi.

Menyimpulkan

Menyimpulkan hasil eksperimen didasarkan atas hasil analisis data dengan mereview data dan memeriksa kembali apakah hipotesis yang diajukan itu benar. Kesimpulan yang diperoleh dapat digunakan untuk mendukung hipotesis penelitian dan dapat menjawab permasalahan. Jika kesimpulan percobaan tidak sesuai dengan hipotesis maka harus dilakukan tinjauan ulang terhadap proses penelitian.

Melaporkan hasil

Setelah penelitian selesai, peneliti dapat membuat laporan hasil. Laporan mencakup hal-hal yang dihasilkan pada setiap tahap kegiatan metode ilmiah, ditulis secara sistematis, dengan bahasa yang singkat, jelas dan menggunakan Bahasa Indonesia yang benar.

 

    Selain memahami langkah metode ilmiah, seorang peneliti juga harus memahami ciri khas metode ilmiah yang meliputi:

  1. Berdasarkan fakta, kesimpulan dan analisis penelitian harus didasarkan pada bukti nyata dari hasil penelitian, bukan sekadar pendapat peneliti.
  1. Bebas dari prasangka, peneliti harus menjaga objektivitas dan menghindari prasangka sekecil apa pun dalam eksperimen. Hasil penelitian yang berbeda dari hipotesis tidak menjadi masalah, karena yang terpenting adalah kebenaran data.
  1. Menggunakan prinsip-prinsip analisis, penarikan kesimpulan harus mengikuti prinsip analisis ilmiah dengan alur berpikir yang jelas, agar dapat menjelaskan suatu fenomena secara logis dan sistematis.

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

LKPD Kel 1
LKPD Kel 2
LKPD Kel 3
LKPD Kel 4
LKPD Kel 5
LKPD Kel 6